
“Ya Allah… dagangan kakek diambil orang. Katanya mau beli 30 tampah, ternyata bohong… Kakek rugi besar, padahal buat makan aja susah…” ujar Kakek Maman.
Setiap hari, sejak matahari terbit, Kakek Maman (69 tahun) memanggul anyaman bambu keliling kampung hingga ke pinggiran kota. Padahal, tubuh Kakek Maman sudah renta dan pernah dua kali dioperasi karena sakit batu ginjal.
Seharusnya kakek bisa beristirahat di rumah. Tapi apa daya, demi sesuap nasi, beliau harus tetap berjuang. Satu tampah anyaman bambu Kakek Maman dijual hanya Rp15.000 padahal beliau buat anyamannya berhari-hari.
Belum lagi kakek harus sering menahan lapar saat berkeliling, karena tak ada uang lebih untuk sekadar membeli makan. Pernah, ada orang memesan 30 tampah. Kakek mengerjakannya tiga hari, berharap ada rezeki besar. Tapi ternyata orang hanya menipu.
“Kadang sedih, istri di rumah nungguin, tapi saya pulang cuma bawa capek.” - Kakek Maman.
–
Donasi dari teman-teman nggak hanya disalurkan untuk Kakek Maman saja. Namun beliau juga setuju dan memberikan izin ke yayasan GKI untuk menyalurkan bantuan di galang dana ini ke penerima manfaat lainnya dengan kebutuhan serupa.
Pemilihan penyaluran bantuan akan ditentukan berdasarkan urgensi penerima manfaat, kecukupan dana, dan kesesuaian program dengan bantuan yang akan disalurkan.
Penyaluran donasi akan dilaporkan secara berkala di halaman Kabar Terbaru pada galang dana ini. Ditunggu ya!
–
#Orangbaik, maukah kamu membantu Kakek Maman berjuang? Kamu bisa bantu kakek, dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.
--
![]()
Menanti doa-doa orang baik