Idap sakit asma tak menyurutkan perjuangan kakek gito untuk istri yang terkena saraf kejepit.
Kakek GITO (70th) adalah lansia pejuang nafkah. Di usianya yang sudah senja kakek masih harus tempuh puluhan kilometer setiap hari sambil mendorong sepeda dengan tertatih-tatih untuk menjajakan daganganya.
Setiap jam 6 pagi Kakek sudah berangkat untuk berkeliling jualan. Dari pekerjaan menjual mainan dan jajanan tersebut keuntungan paling banyak yang bisa Kakek dapat cuma 25 ribu itu pun jarang sekali kakek dapatkan. Tak jarang kakek pulang dengan tangan hampa karena dagangan nya tak satupun laku terjual.
Sakit asma yang kakek derita sudah puluhan tahun dan sangat parah, sehingga membuat kakek kakek tak kuat untuk berjalan terlalu lama.
Setiap 20meter ia melangkah kakek harus berhenti sambil meredakan sesak nafas dan dan sakit di dada nya. Karena sakitnya tersebut kakek pernah mengalami hal yang mengenaskan
“Pernah nak, berangkat jualan belum makan karena gak ada beras, sangking gak kuat tahan lapar dan sesak di dada, kakek terjatuh dari sepeda dan semua dagangan kakek jatuh dan rusak “ cerita kakek
Jika kaki sudah tak sanggup lagi untuk melangkah nafas pun terasa sesak di tambah perut kosong tak terisi makanan kakek istirahatkan diri sambil duduk sambil menghela nafas di bantu dengan obat hisap yang selalu kakek bawa.
Kakek bercerita sering kali ia keliling dari pagi hingga sore hari, tapi dagangan yang ia bawa pun belum laku terjual. Padahal dari daganganya itu lah kakek menggantungkan harapan agar ia dan istri bisa makan dan membeli obat. Apalagi istrinya pun sedang sakit
“Kalok dagangan masih banyak gini sedih nak, mikirin istri dirumah lagi sakit,beras habis, mana harus mikirin berobat istri dan beli obat saya sendiri apalagi udah 3 hari ini kakek pulang gak bawa uang” ungkap kakek
Dirumah sepetak dan sederhana inilah kakek gito dan istri tercintanya yang sudah 3tahun sakit saraf kejepit tinggal. Rumah ini bukan miliknya sendiri tetapi menumpang milik orang lain.
Kakek berharap di sisa usianya ia dapat memiliki kehidupan yang lebih layak usaha yang lebih baik serta memiliki tempat tinggal sendiri agar ia tak khawatir sewaktu terusir dari rumah yang ia tumpangi
Kakek pun berharap agar ia bisa membawa istrinya berobat supaya istrinya dapat sehat kembali.
Point Tambahan :
- Kakek gito (70) merupakn lansia penjual mainan dan jajanan anak anak
- Kakek gito menderita sakit asma akut sudah puluhan tahun
- Saat jualan kakek gito seringkali terjatuh akibat sakit asmanya kambuh
- Saat berkeliling jualan kakek seringkali menahan lapar karena belum makan dan tak ada beras dirumah untuk di masak
- Kakek tinggal dengan sang istri dan istrinya pun mengalami sakit saraf kejepit sudah 3tahun
- Kakek dan istri tinggal menumpang dirumah milik orang lain
- Kakek gito memiliki 3 anak sudah menikah dan tinggal terpisah dengan kakek
- Setiap keliling jualan untung yang kakek dapat paling banyak hanya 25 ribu namun itu jarang sekali terjadi
- Kakek gito dan istri sering menahan lapar karena tak ada beras untuk di masak
- Kakek gito berharap agar bisa berobat dan membawa sang istri berobat
Mari bersama-sama kita bantu Kakek Gito dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran transfer Bank
4. Dapatkan laporan melalui WhatsApp paling lambat 2x24 jam setelah berdonasi.
Terima Kasih Orang Baik!
Donasi dari galang dana ini juga digunakan untuk pasien lansia lainnya di bawah naungan Gerbang Kebaikan Indonesia.